Soppeng — Sulselsatu.co.id. Konsolidasi DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk Dapil Sulsel 2 yang digelar di Gedung Lapatau Soppeng, Sabtu (16/5/2026), berlangsung dengan skala kemeriahan yang jarang terlihat dalam kegiatan partai di tingkat daerah pemilihan.
Ribuan kader dari sembilan kabupaten/kota Soppeng, Bone, Wajo, Sinjai, Bulukumba, Barru, Parepare, Pangkep, hingga Maros — memadati area kegiatan sejak pagi. Atribut kuning yang mendominasi membuat Gedung Lapatau berubah menjadi lautan warna khas Golkar.
Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhiddin M Said, bahkan mengaku terpukau melihat antusias kader.
“Ini seperti Musda. Sangat meriah. Ribuan kader hadir mulai dari tokoh, pengurus kabupaten/kota hingga kader kecamatan,” ungkapnya di hadapan peserta.
Bupati-Bupati Golkar Turut Hadir, Atmosfer Semakin Hidup
Tidak hanya pengurus partai, sejumlah kepala daerah yang merupakan kader Golkar juga tampak hadir, memperlihatkan soliditas dan kekuatan politik Golkar Sulsel menjelang agenda besar ke depan.
Suasana bertambah hidup ketika Group Golkar Lalabata tampil membawakan lagu-lagu penyemangat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh seorang qariah nasional pun membuat acara terasa khidmat dan penuh penghormatan.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah penayangan visual mengenai capaian Golkar Soppeng di bawah kepemimpinan Andi Kaswadi Razak. Tayangan itu disambut tepuk tangan meriah dari seluruh kader.
Namun, Satu Tokoh Besar Justru Absen
Di tengah kemegahan acara, perhatian publik dan para kader justru tersedot pada satu hal: absennya salah satu tokoh besar Golkar Soppeng, yang juga tercatat sebagai pengurus DPD I Golkar Sulsel.
Ketidakhadiran figur yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan partai itu menjadi tanda tanya besar — apalagi Soppeng menjadi tuan rumah konsolidasi akbar tersebut.
Sejumlah kader mengaku menyayangkan ketidakhadiran tokoh tersebut. Beberapa bahkan terang-terangan mempertanyakan sebab ia tidak hadir pada momentum penting ini.
Menjawab isu yang beredar, Muhiddin M Said menyampaikan bahwa tokoh tersebut telah izin melalui pesan WhatsApp karena mengikuti kegiatan terkait persampahan.
Namun demikian, penjelasan itu belum sepenuhnya meredam perbincangan. Di sela-sela acara, spekulasi terus bergulir mengenai alasan ketidakhadiran figur penting tersebut.
Konsolidasi Super Meriah, Tapi Dibayangi Tanda Tanya
Golkar Soppeng sebelumnya sukses mengantar kadernya terpilih sebagai Bupati pada Pilkada 2024, sehingga konsolidasi kali ini dianggap sangat strategis dalam memperlihatkan kekuatan dan kekompakan partai beringin.
Kemeriahan konsolidasi Golkar Sulsel Dapil 2 di Soppeng memang menjadi sorotan luas. Namun di balik euforia ribuan kader, absennya satu tokoh besar tetap menyisakan misteri dan perbincangan hangat di kalangan simpatisan.
